Audrey Bianca Siapkan Diri 13 Bulan untuk Miss World 2026
Sorotan:
- Persiapan fisik dimulai sejak Juli 2025 — mencakup tindakan estetika di Korea Selatan
- Rutin workout, pilates, dan minum air kelapa setiap hari sebagai bagian rutinitas
- Proyek sosial Beauty With a Purpose: elektrifikasi desa terpencil di Sumba, NTT
JAKARTA — Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista, bukan tipe yang mengandalkan keberuntungan. Perempuan 22 tahun ini sudah mempersiapkan diri sejak Juli 2025 — hampir 13 bulan sebelum Miss World 2026 resmi bergulir di Vietnam pada Agustus mendatang. Persiapannya bukan sekadar treatment kecantikan, melainkan latihan fisik, pelatihan panggung, hingga proyek sosial skala nasional yang menjadi modal bersaing di hadapan lebih dari 130 negara.
Awal Mula: Kenapa Persiapan Dimulai Sejak Setahun Lalu?

Bagi Audrey, waktu adalah investasi. Saat kebanyakan kontestan baru bergerak beberapa bulan sebelum keberangkatan, ia sudah memulai jauh lebih awal.
Sejak Juni 2025, Audrey diberangkatkan ke Korea Selatan untuk menjalani tindakan stem cell, fat grafting, serta berbagai prosedur laser dan skin booster yang difasilitasi oleh VIP Skin Center bekerja sama dengan Hugo Plastic Surgery Korea. Ini bukan sekadar perawatan kulit biasa — ini investasi jangka panjang agar kulitnya siap tampil di bawah lampu panggung internasional selama hampir sebulan penuh.
Setelah pulang dari Korea, perawatan berlanjut di Jakarta setiap minggu tanpa jeda.
“Menjalani perawatan di VIP Skin Center merupakan aktivitas yang paling saya tunggu setiap minggunya.” — Audrey Bianca, press brunch VIP Clinic with Miss Indonesia, Jakarta, 12 Mei 2026
Daftar Treatment yang Dijalani Setiap Minggu
Audrey tidak asal pilih treatment. Ada daftar panjang yang dijalani secara konsisten.
Treatment yang rutin dijalani Audrey mencakup HIFU, Cold Plasma, Meso untuk wajah dan badan, Radio Frequency untuk pengencangan, hingga Hydrafacial setiap kali datang ke klinik.
Fokus utamanya ada di tekstur kulit wajah. Audrey mengaku sangat memperhatikan tekstur kulit karena tuntutan riasan wajah yang dipakai dalam waktu lama selama kompetisi, sekaligus mengatasi bekas jerawat agar tidak terlihat di bawah cahaya panggung.
Tidak berhenti di wajah. Audrey juga menjalani perawatan pengencangan tubuh agar tampil lebih percaya diri di hadapan juri dan penonton internasional.
“Aku melakukan HIFU, Cold Plasma, Meso untuk wajah dan badan, RF untuk mengetatkan badan juga, Hydrafacial yang selalu aku lakukan setiap datang ke sini.” — Audrey Bianca, 12 Mei 2026
CEO VIP Skin Center, Yuri Oktavia, menegaskan bahwa pihaknya mendampingi Audrey sejak Juli 2025 — mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala — termasuk menjaga kesehatan imunitas tubuhnya menjelang keberangkatan.
Diet dan Kebugaran: Sehat Tanpa Menyiksa Diri
Audrey punya filosofi sendiri soal menjaga tubuh. Ia tidak percaya pada diet ketat yang membuat stres.
Untuk pola makan, ia mulai mengurangi konsumsi nasi dan menggantinya dengan pasta atau kentang sebagai sumber karbohidrat. Selain itu, ia rutin minum air kelapa setiap hari karena menurutnya efektif membantu mengontrol berat badan.
Pendekatan ini bukan sekadar trik — ini soal menjaga kepala tetap jernih selama jadwal yang sangat padat.
“Aku enggak limit apa yang boleh atau enggak boleh dimakan karena nanti stres. Kalau saya stres bisa menjadi lebih jelek. That’s my mindset, yang penting senang, happy.” — Audrey Bianca, 12 Mei 2026
Di sisi kebugaran, Audrey membiasakan jalan kaki setiap pagi, gym, dan pilates dua kali seminggu untuk menjaga stamina selama rangkaian agenda Miss World yang padat.
Hasilnya sudah terasa. Audrey mengaku sudah tidak lagi khawatir soal penampilan fisiknya dan merasa transformasi yang terjadi selama hampir setahun ini membuatnya sangat percaya diri untuk bersaing.
Bukan Hanya Cantik: Pelatihan Panggung dan Proyek Sosial

Penampilan fisik hanyalah satu sisi. Miss World menilai jauh lebih dalam dari itu.
Selama satu tahun terakhir, Audrey juga dibekali kemampuan modeling, public speaking, hingga tari tradisional melalui pelatihan intensif dari Star Harvest Academy untuk menunjang penampilannya di tingkat internasional.
Yang membedakan Audrey dari sekadar kontestan biasa adalah misinya. Untuk proyek Beauty With a Purpose, Audrey menyiapkan program elektrifikasi desa terpencil di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur — upaya nyata memajukan desa di Indonesia timur melalui pemerataan infrastruktur listrik.
Tak hanya pendekatan konvensional, Audrey juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proyek sosialnya.
“Saya benar-benar berharap, apapun yang saya lakukan setelah Miss Indonesia, saya dapat terus menyuarakan isu-isu sosial dan terus belajar.” — Audrey Bianca, Highend Magazine, 2026
Latar belakang akademisnya memperkuat posisi ini. Audrey merupakan lulusan jurusan politik Universitas Leiden, Belanda — bekal yang tidak dimiliki semua kontestan kecantikan internasional.
Miss World 2026: Panggung 75 Tahun yang Menanti di Vietnam

Miss World 2026 digelar di Vietnam dengan tajuk Miss World 75th Anniversary Edition, berlangsung dari 9 Agustus hingga 5 September 2026, mempertemukan lebih dari 130 peserta dari berbagai negara.
Dalam kompetisi ini, para peserta akan mengikuti berbagai agenda mulai dari festival budaya, fashion show, kompetisi bakat, hingga ajang olahraga. Segmen paling bergengsi tetap Beauty With a Purpose — program sosial yang menuntut aksi nyata berdampak bagi masyarakat.
Soal standar kecantikan internasional, Audrey tidak merasa tertekan. Ia menegaskan bahwa standar kecantikan saat ini tidak lagi terfokus pada warna kulit tertentu, dan Miss World justru merayakan keberagaman dari berbagai negara. Termasuk jika kulitnya lebih tan atau sedikit belang setelah berjemur — baginya, itu bukan masalah.
Baca Juga Zayn Malik Batalkan Seluruh Tur KONNAKOL AS Usai Dirawat di RS
Apa yang Membuat Audrey Berbeda dari Kontestan Lain?
Ini bukan soal seberapa banyak treatment yang dijalani. Ini soal seberapa jauh seseorang memahami tujuannya.
Bagi Audrey, kecantikan melampaui estetika — ia percaya bahwa setiap hak istimewa yang dimiliki seorang beauty queen harus digunakan untuk memberikan dampak positif bagi orang lain, dan platform yang dimiliki harus dipakai untuk menyuarakan isu-isu sosial yang sering tidak disadari publik.
Dengan 13 bulan persiapan yang sudah dijalani, satu hal yang tersisa kini hanyalah: melangkah ke panggung Vietnam dan membuktikannya.
“Persiapan untuk Miss World, kecantikan and how I look physically, I don’t have to worry about it anymore, tinggal tampil. Yakin, setiap minggu saya, jadi akan glowing, shiny.” — Audrey Bianca, Kuningan, Jakarta Selatan, 12 Mei 2026
Sumber: Okezone Women, iNews.id, Tabloid Bintang, KapanLagi, VOI, Kompas.id, SINDOnews — Mei 2026
