Therry Mully Pencipta Tentang Aku dari Duo Jingga Berpulang, Karyanya Abadi 30 Tahun
Sorotan:
๐ Simpan artikel ini untuk perkembangan terbaru seputar industri musik Indonesia.
Jakarta โ Kabar duka menyeruak dari industri musik Indonesia, Senin 9 Juni 2026. Therry Mully, komposer dan produser yang membidani lahirnya duo Jingga beserta lagu ikonik “Tentang Aku” pada 1995, telah berpulang. Vokalis Jingga, Fe Utomo, membenarkan kabar tersebut melalui unggahan duka di media sosial bersama sejumlah tokoh musik tanah air.
Siapa Therry Mully? Otak Musikal di Balik Jingga

Therry Mully bukan sekadar nama dalam daftar kredit sebuah album. Ia adalah arsitek utama yang merancang suara khas Jingga โ sebuah duo minimalis yang lahir dari pertemanan dua mahasiswa Universitas Trisakti.
Bersama Fe Utomo sebagai vokalis, Therry Mully berperan sebagai komposer, keyboardist, sekaligus produser. Mereka berdua terbilang berani: di era 1990-an yang didominasi band berformat lengkap, Jingga memilih tampil sebagai duo yang memaksimalkan musik elektronik dengan sentuhan organik yang hangat.
Hasilnya? Satu album. Satu hits utama. Tapi dampaknya melampaui satu generasi.
“Tentang Aku” โ Lagu yang Tak Pernah Usang

Album debut sekaligus satu-satunya dari Jingga, Tentang Aku, dirilis pada 1995 di bawah label Ceepee Production. Hampir seluruh lagu dalam album ditulis oleh Therry Mully sendiri โ sebuah bukti betapa dominan kontribusi musikalnya.
Lagu berjudul sama, “Tentang Aku”, kemudian mencatatkan sejarahnya sendiri:
| Pengakuan | Keterangan |
|---|---|
| Rolling Stone Indonesia (2009) | Masuk daftar “150 Lagu Indonesia Terbaik”, peringkat ke-75 |
| Rolling Stone Indonesia (2009) | Peringkat #1 “10 Lagu One-Hit Wonder Terpopuler di Indonesia” |
| Remake oleh Andien | Direkam ulang dalam album Kinanti (2002) |
| Soundtrack film | Dibawakan Fe Utomo untuk film Aruna dan Lidahnya (2018) |
Lagu yang “sederhana, bernada puitis, dan berkisah tentang kepasrahan” itu tak lekang oleh waktu. Tiga dekade setelah pertama kali mengudara di radio, “Tentang Aku” masih diputar, dinyanyikan ulang, dan dirindukan.
Kabar duka ini segera menyulut gelombang kesedihan di media sosial. Pengamat musik Adib Hidayat menjadi salah satu yang pertama menyebarkan berita kepergian Therry.
“Duka cita mendalam atas meninggalnya Therry Mully dari duo Jingga bersama Fe Utomo yang populer lewat lagu Tentang Aku (1995). Lagu ini pernah direkam ulang Andien di album Kinanti (2002), dan direkam ulang Fe untuk film Aruna & Lidahnya (2018).” โ Adib Hidayat, pengamat musik, Twitter, 9 Juni 2026
Reaksi Dunia Musik dan Kenangan yang Membanjir

Kepergian Therry Mully memantik gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai penjuru industri musik Indonesia. Sam Alatas, juri Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards), turut mengunggah kabar duka bersama Fe Utomo.
Kehilangan figur semacam Therry bukan pertama kali mengguncang dunia hiburan tanah air dalam waktu dekat. Industri musik Indonesia sebelumnya juga merasakan duka dengan meninggalnya Epy Kusnandar pada Desember 2025, disusul kabar wafatnya Mudy Taylor pada November 2025 โ menandai betapa rapuhnya warisan generasi emas musik Indonesia yang kini satu per satu pergi.
Unggahan foto sampul album Jingga yang disebarkan Fe Utomo dan Sam Alatas seolah menjadi penanda: inilah album yang menjadi saksi bisu perjalanan musik pop Indonesia di era 90-an.
“Alhamdulillah bulan lalu sempat mengucapkan thank you, karena sudah menciptakan Tentang Aku. Beliau berpulang, namun karyanya abadi sebagai salah satu lagu terindah di sejarah musik Indonesia.” โ Penggemar Jingga, Threads, 9 Juni 2026
Seperti halnya kepergian Mpok Alpa yang meninggalkan duka mendalam bagi penggemar hiburan Indonesia, kepergian Therry Mully menutup sebuah babak penting dalam kronik musik pop tanah air.
Warisan 30 Tahun yang Tak Tergantikan
Jingga memang hanya bertahan dua tahun, dari 1995 hingga 1997. Tapi jejak yang ditinggalkan Therry Mully jauh lebih panjang dari usia grupnya.
Musik Jingga sering disebut memiliki kemiripan dengan KLa Project โ duo pionir lain yang membuktikan bahwa format minimalis bisa menghasilkan karya monumental. Therry membawa kepekaan musikal itu ke level yang unik: memadukan musik elektronik dengan melodi yang terasa sangat personal.
Warisan ini juga menjadi bagian dari konteks yang lebih luas โ bagaimana apresiasi terhadap musik Indonesia terus tumbuh, bahkan untuk karya-karya dari dekade lalu yang kini diakui oleh generasi baru pendengar.
Tiga dekade setelah “Tentang Aku” pertama diputar di radio, lagu itu masih mampu membuat pendengarnya berhenti sejenak, menarik napas, dan merasa dimengerti.
Itulah warisan terbesar Therry Mully.
Apa Selanjutnya?
Per 10 Juni 2026, pihak keluarga belum merilis pernyataan resmi mengenai kronologi kepergian dan prosesi pemakaman Therry Mully. Fe Utomo dikabarkan masih dalam kondisi berduka.
Kemungkinan besar, komunitas musik Indonesia akan menggelar penghormatan atau tribute khusus untuk mengenang kontribusi Therry bagi industri. Beberapa artis yang pernah membawakan karya Jingga โ termasuk Andien dan sejumlah musisi generasi baru โ diperkirakan akan ikut memberikan penghormatan.
Satu hal yang pasti: selama “Tentang Aku” masih diputar di mana pun, nama Therry Mully tidak akan benar-benar pergi.
๐ง Dapatkan update terbaru langsung ke inbox โ daftarkan email Anda untuk notifikasi berita musik Indonesia terkini dari karachicelebrityescorts.com.
